Wednesday, June 6, 2012

CERITA SMP

KISAH SMP ”

        Pertama kali aku masuk SMP aku ngerasa aneh banget. Sekolah nya luas bingung cari jalan ke kelas. Jujur aku ngerasa takut tersesat masuk SMP itu. Maklum sekolahku SMP Negeri 2 Surabaya. Bangunannya adalah bangunan kuno Belanda. Awalnya aku merasa senang dan bangga masuk SMP Negeri 2 Surabaya (SPENDA).  SMP Negeri 2 Surabaya adalah salah satu SMP Favorite. Aku merasa biasa saat memasuki Masa Orientasi Siswa (MOS).  Aku masuk Gugus Teungku Umar. Aku duduk di sampir gadis manis yang bernama Nissa. Sangking takutnya aku untuk berkeliling sekolah aku pergi ke toilet aja minta di antarkan Nissa. Maklum aku buta jalan hehehe. Belum ada sehati aku duduk bersama Nissa, aku di pisahkan oleh kakak-kakak kelas. Aku di dudukan dengan Sean anaknya suka bercanda tapi gimana ya? Ya gitulah. Oh ya saat MOS aku punya beberapa kakak kelas.
        Kakak kelas yang pertama yang paling aku inget. Kak Armando dia kakak OSIS yang paling caper, sok-sok tegas, sok ganteng beh . Masa saat poling OSIS terganteng dia minta di pilih? Narsis gaktuh? Hahahah. Yang kedua Kak Ajeng dia kakak OSIS yang aktif. Dia ikut OSIS, Basket, Nari, Band, dll. Aktif banget kan? Hehehe. Ada lagi kakak-kakak yang lain. Aku gak hafal karna aku gak masuk MOS di hari ke dua jadi kalau ada kakak kelasa yang terlewatkan maaf ya. Maafin juga kalau ada kesalahan penulisan atau tidak sesuai dengan kenyataan.
        Saat pembagian kelas aku mencari kelas dari A sampai J karna tidak teliti aku tidak menemkan namaku. Aku bergugus di  7G. setelah capek berkeliling. Aku menemukan kelasku yang ternyata adalah kelas 7F letaknya tepat di samping gugusku. Aku tidak sekelas dengan Nissa ataupun Sean tetapi aku sekelas dengan Helwinda dan Eka. Pertama kali masuk kelasa aku duduk di sebelah Widya. Di depanku Eliza dan Lufita. Itu saja yang aku tahu. Yang lainnya aku belum kenal. Hari kedua dan ketiga aku duduk dengan Mega Nusantara. Dan di sebalah bangkuku ada Akrom. Aku bertemen dengannya aku duduk dengan Akrom di hari ke empat dan seterusnya sebelum ke datangan Warda. Setalh Warda datang awalnya kita bersahabat bertiga. Tetapi pada akhirnya aku di tinggalkan  duduk berdua saja. (TAPI SEKARANG ADA MIRTHA)
aku sendiri aku bingung aku tak punya siapa-siapa. Aku memang punya banyak teman tetapi aku tidak kenal dekat dengan mereka. Pergaulan di Surabaya itu tidak sama dengan SDku dulu. Jangan kan pertemannanya fasilitanya aja sangat berbeda. Tidak ada AC tidak ada edaran jadwal belajar.
Siswanya di suruh menulis jadwal sendiri beda dengan SDku. Itu juga kalau ada pemberitahuan kalau tidak ada para siswa sibuk mencari kepastian. Di SMP aku sering telat, sering dihukum. Bukan jarna aku nakal tapi karna jarak rumahku dan sekolahku sangat jauh. Guru BK aja sampai hafal sama aku. Malu deh
 

No comments:

Post a Comment